KOMPOSISI BATA TAHAN API

Komposisi bata tahan api adalah salah satu hal yang sering ditanyakan dalam hal mendesign mengenai refractory lining pada suatu equipment. Dalam proses pembuatan material Refractory Fire Brick , komposisi material akan banyak pengaruhnya terhadap  sifat, jenis dan kegunaan nya. semuanya hal terbut akan dijelaskan dalam artikel ini. sebelum beranjak jauh sebaiknya diketahui dulu apa itu batu tahan api atau fire brick berdasarkan komposisi materialnya?.

Batu Tahan Api adalah jenis batu bata khusus yang dibuat dengan menggunakan Fire Clay dan memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu tinggi yang digunakan dalam Kiln, Furnace , perapian dan sebagainya. Batu tahan api ini dibuat dengan cara yang mirip dengan batu bata biasa, kecuali selama proses pembakaran batu tahan api terkena suhu yang sangat tinggi.

UNSUR UTAMA KOMPOSISI BATA TAHAN API

Unsur utama yang digunakan dalam pembuatan refractory fire brick adalah Fire Clay, material Fire clay inilah yang membuat material tersebut bisa tahan terhadap api karena memiliki dua unsur yaitu alumina dan silica.

Fire Clay digunakan untuk membuat batu bata api dan umumnya ditemukan di bawah lapisan batu bara. Fire clay mengandung dua unsur utama yaitu material  silika dan alumina, yang persentase silika bervariasi dari 60 sampai 70% dan alumina bervariasi dari 25 sampai 35%.

Beberapa unsur lain seperti calcium oxide, magnesium, besi, kalium dan titanium juga terdapat di fireclay. Namun, persentase unsur selain silika dan alumina tidak melebihi 5% untuk fire clay yang baik.

kandungan Fire Clay dalam fire brick | batu tahan api biasanya tidak lebih besar dari 95%. dan unsur lainnya sebesar 5 % . kandungan Alumina dan silika pada batu tahan api | Fire brick bervariasi semakin tinggi kandungan aluminanya maka semakin bagus kwalitas batu tahan api tersebut. dan hubungan alumina & silica ini berbanding terbalik , jika alumina tinggi maka silica akan turun begitu juga sebaliknya.

 

Komposisi bata tahan api

Fire Clay dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis berdasarkan daya tahan apinya :

  1. Fire Clay bermutu tinggi
  2. Fire Clay tingkat menengah
  3. Fire clay tingkat rendah

Ketahanan api dari fire clay yang berbeda dibedakan sebagai berikut  di bawah ini:

Grade of Fire clay ( Temperature resistance range)

  1. Tinggi ( 1482 – 1648 oC )
  2. Sedang ( 1315 – 1482 oC )
  3. Rendah  ( hingga 870 oC )

PENGARUH KOMPOSISI BATA TAHAN API PADA PROPERTI DAN KEGUNAAN.

komposisi bata tahan api

Property  Batu Tahan Api

Dilihat dari segi sifat ( properti ) batu tahan api | Fire Brick dapat diketahu sebagai berikut :

  1. Warnanya putih kekuningan atau putih. Mereka tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 9 X 4,5 X 2,5 inci hingga 9 X 2,75 X 2,25 inci. Satu bata api umum memiliki berat sekitar 30 hingga 35 N. Kekuatan tekan bata api berkisar antara 200 hingga 220 Kg / cm2. Persentase penyerapan air bervariasi dari 5 hingga 10%.
  2. Mereka memiliki ketahanan kimia yang baik.
  3. Jenis Batu tahan Api

Batu tahan api diklasifikasikan menjadi tiga jenis :

    1. Acid Fire Brick
    2. Basic Fire Brick
    3. Netral Fire Brick

1. Acid Brick, juga disebut sebagai bata tahan asam digunakan terutama untuk menahan tindakan asam bahan kimia atau cuaca disekitarnya.

Umumnya, batu bata api biasanya terbuat dari natural fire clay sama halnya dengan bata tahan asam, tetapi karena ketahanan asam diperlukan maka sejumlah tambahan material silika ditambahkan ke fire clay yang dapat berkisar hingga 97% dari komposisinya. Untuk tujuan pengikatan, 1 sampai 2% kapur dapat ditambahkan. Bata tahan asam dibakar pada suhu tinggi untuk waktu yang lama.

  1. Basic Fire brick

Jenis fire brick Ini bagus dalam ketahanan korosi dan ketahanan kimia. fire brick ini mengandung magnesia dalam jumlah tinggi dan disini juga material kapur digunakan sebagai bahan pengikat. Beberapa perbedaan Basic Fire brick yang tersedia adalah bata Magnesit, Magnesia-karbon, batu bata magnesia-chrome dan lain lain .

  1. Netral Fire brick

Jenis Fire Brick Ini bagus untuk tujuan pelapisan asam dan basa. Fire Brick ini mempunyai ketahanan yang baik terhadap asap asam serta tindakan korosif

Netral Fire Brick  terdiri dari dua jenis yaitu – Bata alumina tinggi dan Chromite Brick

High Alumina Brick mengandung alumina dalam jumlah banyak sedangkan Chromite brick mengandung Chromium, iron oxide, silika, bauksit, dan bijih besi dengan proporsi yang bervariasi.

Penggunaan Batu Bata Api

Batu bata api digunakan untuk tujuan berikut.

  1. Ini digunakan untuk lapisan permukaan dalam kiln, tungku, cerobong asap, dll.
  2. Membangun struktur tahan api sehingga mengurangi kerusakan struktur terhadap kecelakaan kebakaran. Untuk lapisan dalam oven berbahan bakar kayu. Sebagai bahan isolasi untuk tungku, oven karena konduktivitas termalnya lebih rendah.

Komposisi Bata Tahan Api memegang peranan yang sangat penting dalam penentuan kegunaan fire brick dalam berbagai keadaan. dengan penentuan tersebut dalam design maka material akan bisa tepat guna.